#joobseeker – Pengalaman recruitment Pegawai non-PNS di
Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY-
Pada sekitar bulan oktober 2016 terdapat lowongan non-PNS di
pemprov DIY. Aku tertarik untuk mendaftar karena ada formasi sebagai pengelola
system dan jaringan di Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY yang kantornya berada
kurang lebih 400 m dari tempat kerjaku saat itu. Jadi aku berharap apabila
diterima bisa bekerja di 2 tempat, pagi hari sebagai pekerja non-PNS dan malam
hari sebgai petugas farmasi.
Proses rekruitmen sama dengan penerimaan PNS pada umumnya,
proses awal dilakukan oleh BKN DIY. Ini
adalah rangkaian proses yang aku jalani :
1. Pendaftaran online
Pada proses ini aku hanya harus melengkapi formulir yang ada
dengan mengisi data pribadi, nomor ijazah, dll. Setelah proses selesai aku
menyimpan tanda bukti pendaftaran untuk kemudian diprint.
2. Pengiriman berkas fisik melalui POS
Karena syarat dari panitia adalah mengirim berkas melalui
POS dengan cap pos DIY, maka aku mengirim dari daerahku. Dalam berkas lamaran
berisi surat lamaran yang ditulis tangan, fotokopi Ijazah dan transkrip yang dilegalisir,
fotokopi KTP, dan daftar riwayat hidup. Kemudian berkas tersebut dikirim
melalui POS ke Dinas Pertanahan dan Tata Ruang
3. Tes CAT
Setelah pengumuman lolos administrasi, proses selanjutnya
adalah tes CAT. Karena ini adalah pengalaman keduaku dalam mengikuti tes ini
maka aku tidak terlalu bingung. Paling tidak aku sudah bisa mengira-ira apa
yang akan keluar dalam tes. Saat itu aku hanya belajar melalui aplikasi yang
ada di google play. Dan ternyata dari aplikasi itu banyak soal yang keluar saat
tes CAT sehingga aku mendapatkan nilai yang cukup besar. Aku mendapat score 380,
jumlah yang meningkat dibandingkan saat tes kemenkeu .
4. Tes Wawancara dan ujian Praktek
Dari semua peserta yg lolos passing grade untuk formasiku
diambil 11 orang. Karena nilaiku paling tinggi dari kesembilan orang tersebut,
maka aku mendapat giliran pertama untuk tes wawancara dan ujian praktek. Untuk
wawancara aku melakukan kesalahan yang cukup fatal karena kurang persiapan.
Karena dulu waktu tes CPNS Kemenkeu materi yang ditanyakan hanya seputar
pribadi, maka aku mengira akan mirip dengan tes sekarang. Ternyata yang
ditanyakan malah sebaliknya, hal-hal tentang personal tidak ditanyakan tetapi
malah pertanyaan mengenai instansi dan contoh-contoh kasus nyata yang harus aku
selesaikan. Salah satunya kasus tentang masalah jaringan, karena kuliahku di
Sistem Informasi yang lebih memperdalam tentang Software jadi aku tidak bisa
menjawab soal tentang jaringan dengan baik. Dan ternyata wawancara ini juga
merupakan ujian praktek secara lisan dimana aku banyak menjawab dengan tidak
yakin karena bukan merupakan area disiplin ilmuku. Wawancara berlangsung selama
kurang lebih 45 menit dan akhirnya selesai dengan tidak begitu memuaskan
5. Pengumuman Akhir
Pada pengumuman akhir diambil 3 orang dari 9 orang yg
mengikuti tes terakhir. Dan akhirnya aku tidak lolos. Memang terasa sedih tapi
tidak terlalu mengecewakan karena aku sudah mengira kalau tidak diterima karena
pengalaman wawancara yang aku alami.
Noted : Hal yang membuat gagal adalah kurangnya persiapan
saat wawancara dan kurang menunjukkan antusias untuk diterima saat wawancara.
Sekian dulu ceritaku, moga bisa memberikan manfaat. Oh iya,
ternyata pegawai non-PNS ini hanya dikontrak selama 1 tahun. Setelah 1 tahun
akan dilakukan ujian CAT lagi untuk memperpanjang kontrak. Jadi apabila di
tahun ke-2 tidak lolos passing grade CAT maka otomatis kontak kita habis. Zaman
sekarang mau menjadi tenaga kontrak aja susah ya? Apalagi menjadi karyawan
tetap aka PNS pastinya lebih susyaah… hehehe


1 comments:
Bagaimana agar artikelnya bisa muncul di pencarian mbak?
Post a Comment